Aktivitas petani di kebun produksi sayuran di kaki gunung Merbabu, tepatnya di kawasan Sidomukti, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (31/8/2020). Pandami Covid-19 tak mempengaruhi bisnis sayur organik yang dijalani petani milenial Sofyan Adi Cahyono (25) bersama puluhan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Citra Muda yang juga dikenal dengan nama Sayur Organik Merbabu (SOM).

PO. Sayur Organik Merbabu (SOM) merupakan unit usaha budidaya dan pemasaran sayuran organik di Jawa Tengah yang telah berstandar SNI 6729:2016 dan telah tersertifikasi Organik Indonesia dari INOFICE

Selama pandemi Covid-19 ini permintaan akan berbagai jenis sayur mayur yang dibudidayakan secara alami tanpa menggunakan pupuk dan pestisida kimia sintetis ini mengalami peningkatan hingga 300 persen. Tercatat, budidaya sayur mayur organik ini mampu menghasilkan 15 ton per bulan.

Lebih dari 50 varian sayuran organik mulai dari sayur daun, bunga, buah, umbi, sayur salad, dan herbal yang tersedia dalam bentuk curah (tanpa plastik) maupun packing (kemas plastik) dipasarkan secara online menggunakan medsos (instagram, facebook, whatsapp) dengan sistem pesan,antar,panen

Leave a Reply