Koneksi internet menjadi kebutuhan sampai ke desa untuk belajar online dll. Desa Kadirejo di Pabelan, Kabupaten Semarang mengembangkan WiFi dengan tenaga surya.
Pemerintah Desa (Pemdes) Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang mengembangkan jaringan WiFi untuk akses warganya. Memanfaatkan tenaga surya, jaringan wifi yang dinamai Pulsa Kadirejo (Pusaka) kini dipakai 10 ribu lebih pengguna dari 23 desa di Kabupaten Semarang.

“Data yang kami rangkum sampai saat ini Pusaka dipakai lebih dari 10 ribu user dari 23 desa di Kadirejo dan sekitarnya,” jelas Kades Kadirejo, Riyadi, ditemui detikcom di Balai Desa Kadirejo, Rabu (23/9/2020).

Letak Kadirejo yang secara geografis dikepung perbukitan tinggi, menurut Riyadi membuat beberapa wilayah di desa tersebut masyarakatnya tak dapat mengakses internet. Hal itu menurutnya juga menyulitkan anak-anak usia sekolah yang membutuhkan akses internet untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Terkadang mereka harus keluar desa untuk ikut PJJ yang mana menyusahkan anak-anak,” terang Riyadi.

Pusaka menurutnya mulai digunakan Mei 2020. Awal digunakan, Pusaka menjangkau 400 warga Desa Kadirejo.

WiFi Tenaga Surya di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang
Kades Kadirejo, Riyadi, mengecek akses wifi di Balai Desa Kadirejo
“Mulai minggu ini kami mulai memanfaatkan panel surya pengganti listrik dan melebarkan jangkauan sehingga bisa dinikmati warga desa lainnya,” ungkapnya.

Alasan lain penggunaan panel surya menurut Riyadi dikarenakan akses WiFi itu tersendat apabila ada pemadaman listrik. Pembuatan Pusaka menurut Riyadi menggandeng vendor asal Kota Semarang. Ia mengungkapkan bagi warga yang ingin menggunakan akses WiFi tersebut dikenakan pembayaran voucher.

“Untuk pemakaian 3 jam, harga vouchernya Rp 2 ribu. Lalu Rp 5 ribu untuk sehari pemakaian, Rp 10 ribu untuk pemakaian seminggu, dan Rp 50 ribu untuk sebulan,” jelasnya.

Ia pun mengatakan jaringan WiFi tersebut saat ini dimanfaatkan warga sekitar Desa Kadirejo untuk berjualan barang dan jasa via daring. Ia mendorong agar potensi yang ada di Kadirejo juga bisa terjual lewat daring.

“Kami ingin agar warga di Kadirejo juga bisa menikmati dan memanfaatkan akses internet untuk keperluan yang baik dan berguna,” paparnya.

Leave a Reply