Sebagai upaya untuk menyelamatkan mata air yang ada di Desa Nyatnyono Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, relawan Nyawa Wali dan Banser Ansor bersinergi dengan pemerintah desa Nyatnyono serta beberapa relawan lain melakukan penanaman bibit pohon di sejumlah titik di wilayah Desa Nyatnyono.

Dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Semarang dan BPDAS Pemali Jratun, mereka menanam sebanyak 600 bibit pohon kalpataru, beringin, jambu biji, sengon, sirsat dan beberapa tanaman lain.

Kepala Desa Nyatnyono, Parsunto, menjelaskan kegiatan penanaman yang dilakukan pada hari Minggu (22/11/20) berawal dari keprihatinan para relawan desa Nyatnyono terhadap kondisi mata air di desa mereka.

“Kegiatan ini berawal dari niat suci para relawan Nyawa Wali dan Banser Anshor terhadap kondisi mata air yang selama ini menopang kehidupan penduduk desa Nyatnyono yang semakin mengecil. Oleh karena itu, para relawan desa kami berinisiatif melakukan penanaman pohon yang bisa menyerap air,” papar Parsunto saat ditemui harian7.com di sela-sela acara penanaman.

Hal senada juga disampaikan ketua relawan Nyawa Wali, Agus Purnomo. Agus menjelaskan, kegiatan ini berawal dari ide relawan Nyawa Wali dan berkolaborasi dengan relawan Ansor dan pemerintah desa Nyatnyono.

“Sasaran kami adalah semua sumber mata air yang ada di desa dengan jumlah 23 titik yang tersebar di Nyatnyono. Untuk bibit yang ditanam di Situk dan sekitarnya berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang. Sedang bibit yang ditanam di puncak Ngipik berasal dari BPDAS Pemali Jratun,” ungkap Agus.

Leave a Reply